Cara Membuat Iklan Dengan Menarik

Cara Membuat Iklan Dengan Menarik

Sebagai seorang pembisnis, kamu harus pintar dalam menghitung, kamu juga harus mampu secara kreatif memasarkan produk-produk yang kamu miliki. Salah satu caranya tentu saja dengan memasang iklan. Sayangnya, tidak semua orang tahu bagaimana cara membuat iklan yang unik dan menarik sehingga mampu mendapatkan respon dari konsumennya.

Iklan adalah hal yang mutlak dan penting dalam proses pemasaran sebuah produk. Jika iklan yang anda buat tidak menarik, besar kemungkinan produk anda tidak akan dilirik oleh konsumen dan hal tersebut akan menimbulkan kerugian bagi usaha anda.

Lalu bagaimana cara membuat iklan yang dapat menarik hati pelanggan?

1) Penggunaan Bahasa

Yang pertama perlu diperhatikan dalam membuat iklan adalah dari segi bahasa. Gunakanlah bahasa yang lugas dengan pilihan kata yang tepat. Penggunaan bahasa yang persuasif akan dapat menarik minat konsumen untuk membaca iklan anda. Dalam hal ini, judul iklan pun sangat berperan penting. Buatlah judul atau slogan seunik dan semenarik mungkin sehingga membuat konsumen menjadi penasaran untuk lebih lanjut membaca iklan anda. Misalnya, Turun 5kg dalam 7 hari klik di sini.

2) Gambar Yang Menarik

Dalam iklan, sebuah gambar akan sangat berpengaruh terhadap tampilan visual iklan. Gambar merupakan sisi yang harus anda buat paling menonjol. Oleh karena itu, gambar yang menarik kemungkinan besar akan dilirik konsumen sebelum mereka membaca iklan anda. Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan foto artis atau tokoh tertentu yang dikenal masayarakat. Selain itu, kualitas gambar juga harus jelas dengan ukuran yang relevan.

Baca Juga : 5 Cara Untuk Strategi Pemasaran Online

3) Tambahkan Testimonial

Testimoni juga dapat memberikan nilai plus pada produk dalam iklan anda. Maka dari itu usahakan untuk mendapatkan testimoni yang bagus terutama dari orang-orang yang terkenal. Hal tersebut dapat membuat konsumen menjadi yakin bahwa produk yang anda jual adalah produk yang berkualitas.

4) Memperhatikan Detil

Detil di sini dapat berhubungan dengan berbagai hal, misalnya saja ukuran font, jenis font, gaya penulisan, kombinasi warna, dan lain sebagainya. Misalnya saja, anda akan membuat iklan produk permen lolipop, akan lebih baik jika anda menggunakan kombinasi warna background dengan warna-warna cerah ketimbang warna yang gelap. Ini sesuai dengan images lolipop yang digambarkan membawa keceriaan.

5) Memberikan Penawaran

Agar konsumen tertarik membeli barang anda, tidak ada salahnya untuk memberikan penawaran kepada mereka. Cantumkan penawaran tersebut dalam iklan, misalnya memberikan potongan harga, bonus produk, garansi, dan lain sebagainya. Namun sebelum memberikan penawaran, ada baiknya anda melakukan perhitungan secara matang agar penawaran ini tidak justru merugikan bisnis anda.

6) Menyertakan Informasi Detil Produk

Di dalam sebuah iklan, anda juga perlu memberikan informasi penting secara mendetil mengenai produk yang anda pasarkan. Jangan terlalu banyak menggunakan kata-kata persuasif karena itu dapat membuat konsumen jenuh. Informasi penting yang perlu anda sertakan adalah, jenis produk, komposisi, harga produk, serta keunggulan atau manfaat produk tersebut. Jangan lupa juga untuk menyertakan informasi tambahan seperti, kontak pemesanan dan alamat kantor anda.

Baca Juga : 5 Produk Paling Laku di Jual Secara Online

7) Memilih Tempat Beriklan

Iklan tidak menjadi satu-satunya patokan untuk memasarkan produk anda. Jika anda telah membuat iklan dengan sangat unik dan menarik namun tetap tidak dapat menarik konsumen, mungkin anda salah  tempat dalam memasang iklan. Misalnya saja anda memasarkan produk eletronik tetapi memasang iklan di media kesehatan. Tentu anda telah salah sasaran pembaca. Anda harus mencari media yang tepat dengan cara menyesuaikan dengan produk yang anda jual. Dengan begitu kemungkinan besar iklan anda akan banyak dibaca oleh konsumen yang memang berminat dengan jenis produk anda.
Bagikan ke social media

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Kualitas dari hidup anda adalah kualitas dari komunikasi anda.

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar