Biografi Dari Owner Matahari Department Store

Biografi Dari Owner Matahari Department Store
Sumber : Matahari Mall

Siapa yang tak mengenal dengan Matahari Mall, apakah kamu sudah mengetahuinya tentang owner department store yang satu ini ? Pemilik dari matahari mall adalah Bapak Hari Darmawan. Beliau sudah menggeluti usaha ini di daerah jakarta sejak tahun 1973 di daerah Pasar Baru, Jakarta. Beliau lahir di Makassar pada tanggal 27 Mei 1940. Beliau sudah dikenal sebagai raja Ritel yang mengembangkan Ritel terbesar Matahari di Indonesia. Sejarah berdirinya ritel Matahari ini hingga besar seperti sekarang sangatlah panjang. Berawal dari sebuah toko kecil yang menjual baju bernama Mickey Mouse pada 24 Oktober 1958.

Hari Darmawan Matahari tidak pernah kering energinya. Hal ini   pula yang membuatnya sukses disamping kecerdasan, kerja keras dan merintis usaha dari skala kecil.

Dalam usianya yang sudah senja, beliau yang menerapkan konsep “tumbuh dari bawah” masih mampu berkarya. Salah satunya adalah mendirikan ritel yang sangat unik, “Value Dollar” dan “Rumah Matahari”. Value Dollar merupakan usaha yang menjual seluruh barangnya dengan satu harga yaitu lima ribu Rupiah per unit. Sementara Rumah Matahri mempunyai konsep yang kuat dan harga yang juga murah. Sekilas Rumah Matahari seperti ritel Matahari yang didirikan pada tahun 1958 juga, sama-sama tidak menjual sayur. Tetapi menjual binatang peliharaan, furniture, perkakas dan sebagainya,

Selain dua konsep diatas, biografi pengusaha sukses ini juga mencatat dua konsep usaha lainnya yang ia buat pada tahun 1997. yaitu Harimart dan Casual Clothing Company (CCC) yang bergerak di bidang fashion serta swalayan melalui Super Bazzar Shumila dan Hari. Selain itu, Hari Darmawan juga mendirikan Ritel Bussines Institute of Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan.

Ada tiga hal menarik yang bisa dipetik dari pengalaman pengusaha sukses yang satu ini.

Pertama, ia menyebut bisnis sebagai sesuatu yang memberikan manfaat besar bagi semua orang, bukan semata untuk memperkaya diri sendiri. Kesimpulan yang sangat unik dan sungguh perlu disebarluaskan. Tidak banyak pengusaha yang menganut prinsip ini dalam berbisnis di Indonesia. Kebanyakan pengusaha sukses hanya mengeruk untuk sebesar-besarnya namun tidak memperhatikan sekeliling termasuk lingkungan.

Kedua, bisnis haris dijalankan secara bisnis, kendati terhadap keluarga sendiri. Prinsip professional ini dialaminya saat berusia 18 tahun saat ia mendirikan toko pertamanya yang dibri nama Mickey Mouse di kawasan Pasar Baru Jakarta Pusat. Ketika itu, ia baru menikah dan diberikan tempat usaha oleh mertuanya. Pengusaha sukses ini memetik beberapa hikmah atau pendapat dari apa yang dilakukan mertuanya dalam berbisnis. Pertama, bisnis tersebut harus dimulai dari kecil dan kedua, segala perhitungan dengan mertuanya berlangsung seperti bisnis pada umumnya. Pasalnya, tempat usaha yang diberikan mertuanya tersebut harus dilunasinya dalam jangka waktu beberapa bulan, bukan fasilitas gratis. Hal ini mendorongnya untuk bekerja keras untuk mengembalikan pinjaman.

Ketiga, Hari memulai bisnis dari kecil kemudian berkembang menjadi raksasa ritel seperti sekarang ini. bisnis yang kecil di awal karir sesuai dengan kemampuannya. Semakin handal kemampuannya, semakin besar pula usahanya. Pengetahuan dan kemampuan mengelola bisnis tumbuh berkembang bersama bisnisnya. Sehingga ia tetap bisa mengendalikan bisnis tersebut setelah menjadi besar beberapa puluh tahun kemudian.

Inovasinya yang sedemikian cemerlang membuatnya Satu kehormatan diangkat menjadi Ketua Pengusaha Retail tingkat Dunia, yang berarti banyak berbicara di forum dunia, memberi arahan dan masukan bagi perusahaan retail di berbagai negara. Jelas adalah pengakuan Internasional yang patut dibanggakan oleh kita semua sebagai anak bangsa, dan menjadikannya sebagai teladan dalam ilmu “perdagangan” atau bisnis.
Bagikan ke social media

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Kualitas dari hidup anda adalah kualitas dari komunikasi anda.

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar