Bagaimana Content Marketing dan Native Advertising Berbeda ?

Bagaimana Content Marketing dan Native Advertising Berbeda ?
native ads dan content marketing


1.1 Pembahasan Tentang Native Advertising


Sebelum kita melihat apa saja manfaat dari native advertising tersebut, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu native advertsing. Native Advertising merupakan sebuah bentuk jenis periklanan terbaru yang memberikan distribusi promosi berbeda dengan iklan banner. Selain itu, native ads juga bisa kita sebut sebagai media berbayar yang sering diadopsi oleh para pemasar konten ataupun pelaku bisnis. Keberadaan native ads ini juga berkembang secara cepat, seperi yang dikeluarkan oleh data business insider, pergerakan periklanan jenis ini telah mencapai $16 Milyar pada tahun 2016 lalu. Diperkirakan, jenis pergerakan iklan native ads ini terus meningkat hingga $5 Milyar setiap tahunnya.

Google sendiri juga turut meramaikan jenis iklan native ini. Bahkan raksasa periklanan ini sudah menyediakan 2 model jenis iklan native ini untuk para publisher Adsense mereka. Diantaranya adalah model In-feed Ads dan in-Article. Kedua model iklan jenis native advertising ini yang disediakan oleh google juga sangat menarik banyak perhatian.

3 Manfaat Native Advertising


Dari penjelasan diatas tentang native ads tersebut pastinya juga terdapat manfaat yang luar biasa dalam penerapan jenis iklan ini. Salah satu contohnya adalah, berbeda dengan iklan dalam bentuk banner dan jenis iklan native ini relatif lebih baik. Berikut adalah beberapa manfaat native advestising yang patut anda ketahui.

1. Menarik Lebih Banyak Perhatian


Salah satu manfaat pada jenis iklan ini adalah dapat menarik lebih banyak perhatian orang yang melihatnya karena bentuknya yang berupa paduan dari banner serta teks yang menjelaskan sedikit tentang apa yang di iklannya. Jenis iklan ini sangat responsive dengan berbagai konten di internet, sehingga jenis iklan ini akan lebih banyak mendapatkan klik iklannya.

Bagi para profesional didunia pemasaran, metrik suatu kinerja sangatlah penting, dan jenis iklan native ini umumnya menawarkan tingkat penanyangan yang lebih tinggi serta konversi yang lebih besar dan keterlibatannya juga jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis iklan yang berbentuk banner ataupun gambar.

2. Dapat Membangun Relavansi


Saat ini, menciptakan hubungan yang baik dan mendorong kepercayaan serta kesetiaan terhadap pelanggan adalah hal yang sangat penting pada suatu bisnis. Semakin banyak anda telibat dengan pemirsa yang menggunakan alatnya sendiri, maka semakin besar pula anda dapat mengakses kesempatan untuk berbagi dan membangun hubungan yang baik dengan target pasar anda.


3. Dapat Memberikan Solusi Terhadap Orang Yang Melihatnya


Manfaat lainnya dari native advertising adalah dapat meberdayakan pelanggan. Kenapa saya bilang begitu ? Ya, pada dasarnya kebanyakan pelanggan tidak mencari produk maupun layanan terbaru, mereka lebih mencari informasi yang menawarkan solusi untuk masalah mereka. Dengan begitu, mereka akan lebih menghargai konten berbayar ( Native Ads ) untuk menemukan bantuan terhadap masalah yang dihadapinya dan bukan sekedar menghasilkan uang.

Dengan kata lain, anda meyakinkan pelanggan bahwa anda lebih menghargai mereka dan sebaliknya, mereka akan menghargai setiap usaha anda demi mendapatkan kepercayaan mereka.

1.2 Pembahasan Tentang Content Marketing

Untuk kamu yang sudah lama belajar SEO mungkin mengira content marketing atau pemasaran konten ini adalah SEO. Sebenarnya tidak seperti itu; content marketing adalah sesuatu yang lebih luas dari SEO. SEO hanya mencakup permasalahan agar suatu halaman bisa ranking di mesin pencari dan itu saja, sedangkan content marketing berbicara bukan hanya menjaring banyak calon konsumen, tetapi juga bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak penjualan.

Jadi bagi kamu yang membuat halaman web dengan tujuan mempromosikan perusahaan atau produk kamu, maka sangat direkomendasikan kamu mempelajari apa yang dimaksud dengan pemasaran konten ini.

#Lalu Apa Itu Content Marketing ??

Content Marketing adalah sebuah pendekatan marketing yang berfokus pada pembuatan dan penyebaran konten yang berkualitas, relevan dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan perhatian audiens dan terutama, untuk mengarahkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan.

Jadi kamu bisa melihat bahwa content marketing atau pemasaran konten ini mempunyai tujuan untuk mendapatkan perhatian konsumen dengan menyediakan apa yang mereka perlukan, dan bukan semata-mata mengajak membeli saja. Sebuah usaha sangat penting untuk membangun image kepedualian pada konsumen mereka, jika ingin mendapatkan trust atau kepercayaan yang sangat penting untuk penjualan.

Kata-kata di atas terdengar klise? Bagi kebanyakan orang mungkin akan seperti itu, makanya yang berhasil di pemasaran itu hanya sedikit saja. Hanya mereka yang mau memberikan manfaat lebih dan mau bekerja lebih keras yang bisa mendapatkan perhatian dari konsumen.

Kenapa Harus Mempelajari Content Marketing ??

Content Marketing ini sangat penting bagi kamu yang mau menaikkan penjualan. Di bawah ini adalah beberapa hasil survey dari dunia internasional tentang penggunaan content marketing
  1. Content Marketing atau pemasaran konten bisa mengubah trafik organik menjadi penjualan hingga 30% dan ini adalah angka konversi yang sangat besar. Bayangkan jika 3 dari 10 orang yang berkunjung ke website kamu membeli barang kamu. Itu adalah penjualan yang sangat besar.
  2. Konversi website bisa naik hingga dua kali lipat
  3. Besarnya angka konversi bisa menghemat budget promosi kamu
Jadi bagi kamu yang mau memulai bisnis sebaiknya kamu memperhatikan bagaimana kamu membahasakan bisnis kamu ke prospek dan konsumen kamu.


Fokus Utama Content Marketing


Jadi tindakan-tindakan apa yang akan menjadi fokus utama dari content marketing ini? Di bawah ini diberikan dengan 5 poin utamanya.
  1. Mewujudkan elemen-elemen brand inti dari organisasi
  2. Menggunakan beberapa media seperti teks, video, foto, audio, presentasi, ebook, dan infographic untuk menceritakan brand
  3. Memastikan media promosi kamu bisa dibaca di banyak alat seperti komputer, tablet, smartphone, dll
  4. Menyebarkan konten kamu di media yang kamu miliki, media nasional, dan media sosial
  5. Memastikan konsumen mendapatkan penjelasan tentang hasil yang terukur dan ajakan untuk mengambil tindakan
Tentunya poin-poin di atas akan memerlukan sesuatu yang tidak dipunyai oleh banyak orang, yaitu budget promosi. Hanya saja sesuatu yang harus kamu ketahui bahwa membangun bisnis dengan benar memang harus menyediakan budget untuk promosi. Jika ini tidak ada, maka kamu harus melakukan pengembangan usaha kamu dalam cakupan yang sangat terbatas dan sangat perlahan.


Optimasi Untuk Pencarian, Promosi Sendiri Dan Promosi Berbayar


Setelah konten kamu jadi, maka kamu bisa melakukan optimasi SEO, promosi sendiri dan juga promosi iklan untuk menjaring trafik. SEO akan menjaring trafik organik, sedangkan iklan akan menjaring trafik berbayar. kamu bisa membaca sesi belajar SEO yang ada pada navbar di atas; karena materi di sini bukan tentang SEO.

Untuk melakukan promosi sendiri kamu bisa masuk ke dalam halaman-halaman forum di mana kamu merasa produk kamu dibutuhkan. Jangan bertindak seperti sales yang mau menawarkan produk. Di dalam ilmu marketing diajarkan bahwa pemasar juga sebaiknya menjadi pengguna produk, karena pernyataan yang berasal dari pengguna produk lebih akan dipertimbangkan daripada kata-kata seorang sales. Jadi masuklah ke forum-forum dan beri kesaksian sambil memasang link menuju website kamu.

Untuk beriklan, kamu harus membuat konsep iklan dengan baik. Iklan itu harus membuat penasaran, memberi harapan bahwa itu adalah produk yang diperlukan, dan tidak lebay alias memuakkan. Desain iklan kamu agar terlihat hadir untuk membantu orang dan bukan mau memanfaatkan orang. Jika kamu gagal di sini, maka iklan kamu tidak akan mendatangkan pengunjung yang kamu harapkan.

Lakukan optimasi content marketing kamu ini dengan seksama agar kamu bisa mendapatkan pengunjung yang kamu harapkan bisa mendorong bisnis kamu naik ke level yang lebih tinggi.
Bagikan ke social media

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Kualitas dari hidup anda adalah kualitas dari komunikasi anda.

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar