Penyakit Mesothelioma Yang Menyerang Kanker

Mesothelioma merupakan penyakit kanker ganas yang sangat agresif serta mempengaruhi lapisan membran paru-paru dan perut.
Pengobatan Mesothelioma

Mesothelioma merupakan penyakit kanker ganas yang sangat agresif serta mempengaruhi lapisan membran paru-paru dan perut. Malignant mesothelioma atau mesothelioma ganas adalah yang paling serius dari semua penyakit yang terkait dengan asbestos. Kanker ini berkembang di sel - sel meshothelium, sedangkan meshothelium itu merupakan membran yang membentuk beberapa lapisan rongga tubuh contohnya saja seperti rongga dada, rongga perut, kantung jantung. Penyakit ganas ini paling sering didapati pada pekerja yang sering menghirup zat yang terdapat pada asbes.

Penyebab Penyakit Mesothelioma

1. Sering menghirup bau atau debu asbes. Selain itu orang - orang sekitarnyapun bisa terkena dampaknya contohnya saja istri atau anak yang sering mencuci pakaian suaminya yang bekerja dengan asbes juga bisa memicu kanker.

2. Area lingkungan yang udaranya terdapat banyak zat erionite atau sebuah zat zeolit mineral yang sangat mirip dengan serat asbes. juga mampu mengakibatkan penduduknya terkena penyakit Mesothelioma ganas.

3. Mesothelioma bisa disebabkan oleh asbes yang ada pada bangunan. Di Inggris sendiri ada pelarangan menggunakan asbes karena zatnya cukup berbahaya.

2 Macam Gejala Penyakit Mesothelioma

Mesothelioma pleural memiliki gejala sebagai berikut:


  1. Batuk disertai rasa sakit yang tidak tertahankan.
  2. Napas yang pendek akibat terjadinya penumpukan cairan di dada.
  3. Benjolan tidak biasa pada jaringan di balik kulit dada.
  4. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  5. Kerap dilanda kelelahan yang berlebihan.
  6. Demam disertai keringat khususnya pada malam hari.
  7. Ujung jari yang membengkak.
  8. Sakit dada yang terasa di bawah tulang rusuk.

Mesothelioma peritoneal memiliki gejala-gejala sebagai berikut:


  1. Sakit di area perut.
  2. Terdapat benjolan pada jaringan perut.
  3. Pembengkakan di area perut.
  4. Penurunan berat badan tanpa sebab.
  5. Diare atau konstipasi.


Jenis-jenis Mesothelioma


Berikut jenis-jenis Penyakit Pada Mesothelioma:

1. Mesothelioma pleura (selaput paru-paru)

Jenis ini adalah yang paling umum dari semua mesothelioma. Biasanya disebabkan oleh seringnya menghirup debu serat asbes, yang kemudian terjebak dalam pleura dan menyebabkan jaringan parut dan peradangan.

2. Mesothelioma peritoneal (selaput rongga perut)

Jenis paling umum kedua ini berkembang di peritoneum, yaitu jaringan yang melapisi perut. Sama halnya dengan mesothelioma pleura, penyebabnya adalah debu dan serat asbes yang entah tertelan atau menemukan jalan ke saluran pencernaan sehingga mengendap dan berkembang di selaput rongga perut.


3. Mesothelioma perikardial (kantung yang menyelimuti jantung)

Mesothelioma ini menduduki peringkat ketiga paling sering yang menyerang jaringan yang melapisi jantung. Penyebabnya juga asbes, dan kanker ini berkembang dari sel abnormal yang sudah berkembang pada pleura. Entah bagaimana prosesnya, namun debu asbes ini bisa menerobos ke pericardium dan berkembang di selaput jantung.

4. Mesothelioma dari testis tunika vaginalis (lapisan internal organ seks laki-laki) dan Mesothelioma uteri tunika serosa (selaput internal organ intim wanita)

Kedua jenis mesothelioma ini adalah yang paling jarang terjadi. Meski belum pasti bagaimana persisnya debu asbes bisa mengendap dan menyerang bagian organ intim wanita dna pria ini, namun beberapa kasus memang menunjukkan bahwa debu asbes menjadi penyebab utamanya


Diagnosis Mesothelioma


Untuk mengetahui seseorang terkena mesothelioma ada beberapa cara mendiagnosis penyakit tersebut antara lain:

  • X-tray
  • Biopsi
  • Immunochemystri

Tahapan Penyebaran Mesothelioma


Tahap I

Pada tahap pertama Mesothelioma kelenjar getah bening belum dalam keadaan terserang. Selain itu kankernya pun belum dalam keadaan yang sangat parah dan belum menyebar pada organ - organ serta jaringan - jaringan tubuh lainnya.

Tahap II

Tahap kedua, ukuran kanker membesar dan menyerang paru - paru. Bahkan kelenjar getah beningpun bisa ikut terkena juga. Ketika mesothelioma berada pada tahap stadium 2 pasien masih bisa melakukan operasi. Walaupun kemungkinan kankernya sudah menyebar kedua belah sisi pleura.

Tahap III

Tahap ketiga kankernya sudah cukup parah dan sudah tidak dapat melakukan oprasi atau pembedahan pada pasien. Kerusakan akan terjadi pada daerah kelenjar getah bening, kerongkongan dan dinding dada.

Tahap IV

Pada tahapan ini kanker sudah menyerang pada beberapa daerah lainnya. Operasi sudah tidak akan ada gunanya lagi ketika anda sudah mencapai stadium akhir. Karena kanker bukan hanya menyebar pada daerah dada namun juga sudah menyebar keseluruh bagian yang jauh sekali dari tempat asal mula kanker itu tumbuh.

Pengobatan Mesothelioma


Saat ini pengobatan kanker masih sangat sulit ditemui yang ampuh, namun ada beberapa alternatif pengobatan yang harus dijalani jika mengidap Mesothelioma antara lain

1. Bedah

Sebenarya melakukan oprasi bedah pada kanker lama - kelamaan menjadi kurang dipercaya karena tingkat keberhasilannya yang kecil. Terkadang walaupun berhasil sel kankernya akan tumbuh lagi - tumbuh lagi. Bahkan orang yang melakukan pembedahan hanya mampu bertahan selama kurang dari 12 bulan atau setahun.

2. Radiasi

Radiasi sering diberikan bersaman dengan kemoterapi. Dengan catatan penyakit tersebut masih mentolelir operasi radikal. Sehingga radiasi dapat dijadikan sebagi pengobatan konsolidatif pasca pembedahan. Melakukan kemoterapi dan radiasi disaat setelah melakukan pembedahan akan meningkatkan harapan hidup pasien. Namun efek samping nya sangat berat sekali dan sangat parah.

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan pengobatan untuk penyakit Mesothelioma yang sudah terbukti mampu meningkatkan kelangsungan hidup banyak pasien. Pasien yang awalnya hanya mampu bertahan kurang dari 12 bulan bisa bertahan hidup selama 13 bulan lebih.
masih banyak lagi cara pengobatan yang lainnya seperti
  • Clinical Trials
  • Terapi Multimodalitas
  • Heated Introaperative Intraperitoneal chemotherapy
Bagikan ke social media

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Kualitas dari hidup anda adalah kualitas dari komunikasi anda.

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar